31.1.11

Situasi Kairo Makin Mencekam

PICTURE BY : AFP PHOTO / KHALED DESOUKI Warga Kairo, Mesir berunjuk rasa di Tahrir Square Minggu ( 30 /1 /2011) , menuntut Presiden Hosni Mubarak turun .




Laporan : Musthafa Abd Rahman

Ketika matahari mulai kemerah -merahan untuk bersiap terbenam , suasana pun mulai mencekam.
Mulai saat itu pula jam malam diberlakukan dari pukul 16 .00 hingga pukul 08. 00 hari berikutnya . Itulah situasi kota Kairo yang selama ini dijuluki sebagai kota seribu menara . Kehidupan di kota Kairo kini praktis hanya sekitar delapan jam , mulai pukul 08 . 00 hingga pukul 16. 00.
Namun sebaliknya, aksi unjuk rasa harian yang terkonsentrasi di Alun - alun Tahrir , sepanjang jalan di tepi Sungai Nil , dan kota -kota lain di Mesir justru dimulai pukul 14. 00 hingga tengah malam. Para pengunjuk rasa sudah tidak mengindahkan lagi jam malam. Pengumuman dari militer bahwa warga yang melanggar jam malam terancam bahaya tetap tidak dihiraukan para pengunjuk rasa .
Selain di Alun - alun Tahrir dan jalan- jalan di tepi Sungai Nil , para warga kota , terutama yang berdomisili di pinggiran kota , juga menyambut jam malam dengan membawa pentungan dan kadang pula pisau , bahkan senjata bagi mereka yang memiliki senjata , untuk menjaga diri dan melindungi rumah -rumah mereka dari aksi penjarahan atau pencurian yang marak sejak Kairo diguncang aksi-aksi massa , Jumat ( 28/1 ) hingga saat ini.
Ada fenomena munculnya sindikat penjarahan dan pencurian yang dilakukan orang -orang terlatih serta bersenjata di sejumlah kota di Mesir, memanfaatkan lumpuhnya negara akibat tidak adanya aparat kepolisian di lapangan dan ambruknya sistem hukum sejak intifadah ( letupan ) rakyat, Jumat lalu. Militer yang kini mengendalikan keamanan negara mengimbau penduduk agar membantu tugas militer dengan cara membuat sistem pengamanan sendiri guna menghadapi gerakan sindikat penjarahan dan pencurian itu. Maka, para penduduk kini marak membuat semacam sistem keamanan lingkungan yang disebut sebagai ”komite rakyat” dengan menunjuk salah seorang tokoh kampung atau desa sebagai ketua untuk menjaga keamanan kampung masing- masing.
Di Kairo, di atas pukul 16. 00, sudah mulai terlihat segerombolan pemuda membawa pentungan atau pisau di setiap kampung atau distrik . Mereka mengatur sendiri lalu lintas di jalan-jalan yang melintasi distrik mereka . Para pemuda tidak tidur semalaman menjaga distrik mereka hingga selesai jam malam, yakni pukul 08. 00. Orang-orang tak dikenal jangan coba-coba melintasi distrik mereka pada waktu malam hari kalau tak mau dianggap sebagai sindikat penjahat yang berkeliaran pada malam hari untuk menjarah atau mencuri. Mereka pun langsung berteriak -teriak dengan mengejar atau melemparkan batu ke arah orang -orang tak dikenal itu. Biasanya , jika terdengar suara teriakan, para pemuda distrik langsung membantu dan berkumpul karena itu pertanda ada orang tak dikenal yang dicurigai. Sebaliknya , jika patroli militer melintasi jalan distrik di mana pun , para penduduk menyambut mereka dengan sorak-sorai sambil melambaikan tangan kepada mereka .
Militer pun kini meningkatkan patroli di jalan -jalan raya kota Kairo, terutama pada malam hari, atas permintaan penduduk kota itu. Patroli helikopter militer juga semakin terbang rendah di atas kota Kairo. Di Distrik Nasr City , pinggiran kota Kairo, sepanjang Sabtu malam lalu , kendaraan lapis baja dan truk militer hampir setiap jam terlihat melintas di jalan di distrik itu. Militer juga memberikan nomor hotline kepada penduduk yang diumumkan melalui televisi agar segera menghubungi militer jika terjadi sesuatu. Tokoh oposisi Mesir , Mohamed ElBaradei , kelompok persaudaraan Muslim Ikhwanul Muslimin , dan pertolongan medis darurat , juga memberikan nomor hotline kepada penduduk serta meminta penduduk segera menghubungi mereka jika terjadi sesuatu.
Kecemasan paling kuat saat ini lantaran ada tiga penjara yang dijebol dan para narapidana lari keluar. Salah satu dari tiga penjara itu adalah penjara di kota Fayoum ( sekitar 100 kilometer arah barat daya kota Kairo ) . Sebanyak 1 . 500 narapidana di penjara tersebut lari. Ketua Lembaga Penjara Fayoum Mukhamed El Batran tewas ditembak oleh narapidana yang merampas senjata dari penjaga penjara . Demikian juga banyak tempat tahanan politik yang dijebol dan para tahanan lari . Bahkan , ada pula tahanan yang merampas senjata dari penjaga rumah tahanan polisi . Dikhawatirkan , para tahanan atau narapidana yang lari itu melakukan aksi balas dendam dengan menjarah, merampok, atau mencuri di toko-toko serta rumah penduduk . Para penduduk kini meminta militer ikut membantu mencegah upaya penjebolan penjara lebih banyak lagi dan narapidana yang berhasil lari memanfaatkan situasi anarkistis saat ini untuk kembali melakukan aksi kriminal.
Bank Sentral Mesir mengumumkan menghentikan aktivitas bank di seluruh Mesir mulai Minggu kemarin guna mencegah terjadinya aksi penjarahan dan perampokan . Pusat perbelanjaan Carrefour serta beberapa mal dan restoran fast food sudah habis dijarah. Keadaan mencekam di Kairo saat ini membuat para pengusaha kaya mulai lari dari Mesir.
Menurut televisi Al Jazeera, ada 19 pesawat khusus yang membawa para pengusaha kaya Mesir dan Arab beserta keluarga mereka meninggalkan bandara Kairo , Minggu kemarin . Sebagian besar menuju Dubai, Uni Emirat Arab. Beberapa kedutaan negara asing , seperti Kedutaan Besar Amerika Serikat, Irak, dan juga Filipina, sudah mulai mengevakuasi warga mereka untuk keluar dari Mesir. Juru Bicara Menteri Transportasi Aqeel Hadi Kawthar bahkan mengumumkan akan menyediakan pesawat apa pun untuk mengangkut warga asing keluar Mesir.
. . . Editor : A . Wisnubrata Sumber : Kompas Cetak
sumber:www.kompas.com

Cadar (Niqob) Dalam perspektif Syariah

Mengenai Jilbab/hijab, seluruh ulama' sepakat bahwa penggunaannya adalah wajib. Termasuk dalam hal ini adalah kerudung penutup kepala, Sebagaimana dalam surat annur ayat 31 yang memerintahkan wanita untuk menutupkan kerudung pada kepala dan dadanya.
Sekarang tentang Niqob / cadar (penutup wajah). Apakah ia wajib bagi tiap muslimah?
Permasalahan ini, kembali ke hal yang paling pokok yang menjadi perselisihan ulama' sejak lampau (dan sampai masa kini) , yaitu apakah wajah wanita sendiri itu merupakan aurat? Perselisihan ini terjadi sebab tidak ada dalil shorih dan pasti yang menyatakan bahwa wajah wanita adalah aurat . Mesti kita fahami dengan baik persoalan ini dan bagaimana pendapat para ulama'.
Mayoritas Ulama' dari 4 madzhab (syafi'i ,Maliki , Hanafi dan Hambali ) sepakat bahwa wajah wanita bukanlah aurat . Dan jika bukan aurat , maka boleh bagi wanita itu untuk menutup wajahnya dengan cadar , ataupun tidak menutupinya. Namun mereka juga memberikan pengecualian :
* Madzhab Hanafi menyatakan , bahwa gadis di masa sekarang ini sebaiknya tidak membuka wajahnya di depan non muhrim. bukan karena wajah gadis itu aurat , tapi lebih untuk menjaga dari dari terjadinya fitnah .
* Madzhab maliki , mengharuskan menutup wajah bagi gadis yang dengan kecantikannya dikhawatirkan menimbulkan fitnah. Dan apabila tak khawatir terjadi fitnah , maka tak apa tak mengenakan cadar. Begitu pula bagi yang telah terbiasa mengenakannya ( adat )
* Madzhab hambali , dalam salah satu periwayatan dari Imam Ahmad ( yang tak populer ) bahwa wajah wanita adalah aurat , maka wajib bagi perempuan mengenakan cadar.
* Adapun madzhab syafi'i , terjadi perselisihan pandangan. Ada yang menyatakan bahwa cadar itu wajib bagi wanita, ada yang bilang bahwa pengenaannya hanyalah sunnah , bahkan ada yang berpendapat, bahwa pakai cadar itu khilaful aula ( jadi sebaiknya tidak pakai ).
Nah, kalau ada yang mengkritik dan bertanya soal kenapa wanita muslimah di indonesia tidak pakai cadar,perlu tahu bagaimana perbedaan pendapat dalam madzhab syafi'i soal cadar itu sendiri, sebelum melancarkan kritik.
Tak jarang para pembesar madzhab syafi'i berbeda pendapat dalam masalah2 madzhab sendiri ( silahkan rujuk kitab2 raksasa madzhab syafii semacam majmu' , roudhotut tolibin , nihayatul mathlab), Termasuk masalah cadar.
Nah,kita telah tahu ,bahwa sebagian ulama' syafi' iyyah ada yang mewajibkan, sebagian lagi tidak mewajibkan. maka, ibu-ibu nyai dan Neng-neng ini (juga sebagian besar muslimah indonesia) mengikuti pendapat yang menyatakan cadar tak wajib. -ini jika memang tidak boleh dikatakan bahwa mereka ikut madzhab lain- (seperti hanafi dan Maliki yang jelas menyatakan cadar tak wajib), sebab dalam madzhab syafi'i sendiri ada pendapat ini. Lagi pula , kitab fiqih madzhab syafi'i bukan cuma satu, melainkan ada ratusan kitab di sana, dan tidak berarti pendapat dalam satu kitab ,menggugurkan pendapat yang lain. Apalagi masalah cadar ini adalah masa-il ijtihadiyyah bahtah, sebab tak adanya dalil qoth'iy yang menyatakan kewajibannya.
sumber : dari catatan Awy Ameer Qolamun (FaceBook).

30.1.11

Golongan Asy'ariyah cikal bakal Ahlussunnah Wal Jama'ah



hadis:


ŁˆŲ³ŲŖŁŲŖŲ±Ł‚ Ų£Ł…ŲŖŁŠ على ثلاث ŁˆŲ³ŲØŲ¹ŁŠŁ† فرقة , ŁƒŁ„Ł‡Ų§ فى النار الا واحدة , Ł‚ŁŠŁ„ من هم يا Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله؟ قال : من على Ł…Ų«Ł„ Ł…Ų§ أنا Ų¹Ł„ŁŠŁ‡ Ų§Ł„ŁŠŁˆŁ… وأصحابي

Mafhumnya : “dan umatku akan berpecah kepada 73 golongan , kesemuanya berada di dalam neraka kecuali satu kumpulan”. Dikatakan kepada baginda : siapakah mereka wahai Rasulullah? Jawab baginda : ” siapa yang berada di atas perkara yang aku berada di atasnya hari ini dan sahabat-sahabatku”


Dari segi bahasa, ahlussunnah berarti penganut sunnah Nabi, sedangkan ahlul jama’ah berarti penganut kepercayaan jama’ah para sahabat Nabi. Karena itu, kaum “Ahlussunnah wal Jama’ah” (ahl al-sunnah wa al-jamĆ¢’ah) adalah kaum yang menganut kepercayaan yang dianut oleh Nabi Muhammad Saw. dan para sahabatnya. Kepercayaan Nabi dan sahabat-sahabatnya itu telah termaktub dalam al-Qur’an dan sunnah Nabi secara terpencar-pencar, yang kemudian dikumpulkan dan dirumuskan dengan rapi oleh seorang ulama besar, yaitu Syeikh Abu al-Hasan al-Asy’ari (lahir di Basrah tahun 260 H dan wafat di kota yang sama pada tahun 324 H dalam usia 64 tahun).
Menurut Dr. Jalal Muhammad Musa dalam karyanya Nasy’ah al-Asy’Ć¢riyyah wa TathawwurihĆ¢, istilah Ahlussunnah wal Jama’ah (Ahlussunnah wal Jama’ah) mengandung dua konotasi, ‘Ć¢mm (umum/global) dan khĆ¢shsh (spesifik).

Dalam makna ‘Ć¢mm, Ahlussunnah wal Jama’ah adalah pembanding Syi’ah, termasuk Mu’tazilah dan kelompok lainnya, sedangkan makna khĆ¢shsh-nya adalah kelompok Asy’ariyah (pengikut mazhab Imam Abu al-Hasan al-Asy’ari) dalam pemikiran kalam.

Dr. Ahmad ‘Abd Allah At-Thayyar dan Dr. Mubarak Hasan Husayn dari Universitas Al-Azhar mengatakan bahwa Ahlussunnah wal Jama’ah adalah orang-orang yang mendapat petunjuk Allah Swt., dan mengikuti sunnah Rasul, serta mengamalkan ajaran yang terdapat dalam al-Qur’an dan sunnah secara praktik dan menggunakannya sebagai manhaj (jalan pikiran) dan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari.
ŁˆŁ…Ų§ Ų£ŲŖŲ§ŁƒŁ… Ų§Ł„Ų±Ų³ŁˆŁ„ ŁŲ®Ų°ŁˆŁ‡ ŁˆŁ…Ų§ Ł†Ł‡Ų§ŁƒŁ… عنه ŁŲ§Ł†ŲŖŁ‡ŁˆŲ§..

Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah dia, dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. (QS. al-Hasyr: 7).

Dengan arti seperti di atas, apa yang masuk dalam kelompok Ahlussunnah wal Jama’ah, pertama-tama adalah para sahabat Nabi, para tabi’in dan tabiit-tabi’in, serta semua orang yang mengikuti jalan Nabi Muhammad Saw. sampai hari kiamat kelak.

Al-Ustadz Abu al-Faidl ibn al-Syaikh ‘Abd al-Syakur al-Sanori dalam karyanya kitab al-KawĆ¢kib al-LammĆ¢’ah fĆ® TahqĆ®q al-MusammĆ¢ bi ahl al-Sunnah wa al-JamĆ¢’ah’ menyebut Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai kelompok atau golongan yang sentiasa setia mengikuti sunnah Nabi Saw., dan petunjuk para sahabatnya dalam akidah, amaliah fisik (fiqh) dan akhlak batin (tashawwuf). Kelompok itu meliputi ulama kalam (mutakallimĆ»n), ahli fikih (fuqahĆ¢) dan ahli hadits (muhadditsĆ»n) serta ulama tashawuf (shĆ»fiyyah).

Jadi, pengertian Ahlussunnah wal Jama’ah menurut ‘urf khĆ¢shsh (adat kebisaaan) adalah kelompok muhadditsin, shufiyah, Asy’ariyah dan Maturidiyah. Pengikut mereka inilah yang kemudian juga dapat disebut Ahlussunnah wal Jama’ah, dan selainnya tidak, dalam konteks ‘urf khĆ¢shsh tadi. Adapun menurut pengertian ‘Ć¢mm Ahlussunnah wal Jama’ah adalah kelompok atau golongan yang senantiasa setia melaksanakan sunnah Nabi Saw. dan petunjuk para sahabatnya. Dengan kata lain, substansi Ahlussunnah wal Jama’ah adalah mereka yang memurnikan sunnah, sedangkan lawannya adalah ahli bid’ah (ahl al-bid’ah).
Ahmad Amin dalam Zhuhr al-IslĆ¢m, juga menjelaskan bahwa sunnah dalam istilah ahl al-sunnah berarti hadis. Oleh karena itu, berbeda dengan kaum Mu’tazilah, Ahlussunnah percaya terhadap hadis-hadis sahih, tanpa harus memilih dan menginterpretasikannya. Adapun JamĆ¢’ah, dalam pandangan al-Mahbubi, adalah umumnya/mayoritas umat Islam (‘Ć¢mmah al-muslimĆ®n) serta jumlah besar dan khalayak ramai (al-jamĆ¢’ah al-katsĆ®r wa al-sawĆ¢d al-a’zham). Secara lebih terperinci, al-Baghdadi menegaskan bahwa Ahlussunnah wal Jama’ah terdiri dari 8 (delapan) kelompok besar, yaitu: mutakallimin, fuqaha, ahli hadis, ahli bahasa, ahli qira’at, sufi atau zahid, mujahid, dan masyarakat awam yang berdiri di bawah panji-panji Ahlussunnah wal Jama’ah.
Dua definisi ini menggambarkan adanya definisi yang bersifat terminologis (ishthilĆ¢hiy) dan definisi yang bersifat substantif. Ini artinya, dalam istilah Ahlussunnah wal Jama’ah ada aspek jawhar atau hakekat dan ada aspek ‘ardl atau formal. Dalam dua aspek ini, apa yang mendasar adalah aspek jawhar-nya, sedangkan aspek ‘ardl-nya dapat mengalami revitalisasi dan pembaruan, karena terkait dengan faktor historis.
Seperti diketahui, istilah Ahlussunnah wal Jama’ah muncul berkaitan dengan hadirnya mazhab-mazhab, sehingga ketika hasil pemikiran mazhab yang bersifat relatif, atau tidak absolut itu mengalami revitalisasi, maka pengertian Ahlussunnah wal Jama’ah pun harus dikembalikan kepada arti substansinya.

Pengertian substansi Ahlussunnah wal Jama’ah dalam konteks akidah adalah paham yang membendung paham akidah Syi’ah (dalam konteks historis juga paham akidah Mu’tazilah) yang dinilai sebagai kelompok bid’ah, yakni kelompok yang melakukan penyimpangan dalam agama karena lebih mengutamakan akal dari pada naql (Qur’an) dalam merumuskan paham keagamaan Islamnya.
Dengan demikian, pengertian Ahlussunnah wal Jama’ah secara substantif adalah kelompok yang setia terhadap sunnah, dengan menggunakan manhaj berpikir mendahulukan nashsh daripada akal. Sebagai gerakan, sebelum diinstitusikan dalam bentuk mazhab, kelompok ini melakukan pembaruan paham keagamaan Islam agar sesuai dengan sunnah atau ajaran murni Islam (purifikasi), sehingga orang Barat menyebut Ahlussunnah wal Jama’ah dengan orthodox Sunni school. Di antara kelompok yang berhasil melakukan pembaruan seperti ini adalah pengikut Imam al-Asy’ari (Asy’ariyah).

29.1.11

Hikmah Maulid Nabi : Beberapa Keistimewaan Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam




Pasal I : menerangkan kekhususan kepribadian Rasulullah Saw didunia.

Rasulullah Saw adalah manusia pertama yang dijadikan Nabi sewaktu Adam as masih berada diantara air dan tanah. Rasulullah Saw adalah makhluk yang pertama kali menjawab pertanyaan Allah, “Bukankah Aku (Allah) ini Tuhanmu ?... Nabi menjawab” Ya Engkau (Allah) Tuhanku. Allah menciptakan Adam as dan semua makhluk karena Nabi Muhammad Saw. Nama Muhammad Saw ditulis di Arsy, dan para malaikat selalu menyebutnya. Nama Muhammad Saw juga selalu dikumandangkan dalam adzan dan juga sudah tertulis di dalam kitab para Nabi terdahulu. Sewaktu Nabi lahir, setan dihalangi untuk menerobos kelangit.

Rasulullah s.a.w mempunyai 1000 nama, dan diberi nama dari nama-nama Allah. Misalnya Rouf dan Rohim sebagaimana disebut dalam Al-Quran sebagai seorang Rasul yang RoufurRohim (akhir surat AT-Taubat). Malaikat selalu memuji dan memayunginya selama dalam perjalanan. Nabi Saw diberi keindahan rupa yang sempurna sedangkan Nabi Yusuf hanya setengahnya. Nabi diperlihatkan wujud Malaikat Jibril dalam bentuk aslinya. Para dukun ramal (juru bedek) pada saat Nabi lahir terhalang mendengarkan kabar dari langit dan langit terjaga dari pendengaran jin dan setan.

Di hidupkan kembali kedua orang tua Nabi sehingga iman kepadanya. Nabi di Isro’ Mi’rojkan hingga menerobos langit ketujuh sehingga beliau ada di Arsy tinggal dua lengan tangan atau lebih dekat lagi. Beliau Nabi menginjakkan kakinya pada tempat yang tak pernah diinjak oleh para Nabi yang lain. Para Nabi yang sudah wafat dihidupkan kembali untuk sholat jamaah bersama dengan beliau Saw, begitu juga para malaikat. Nabi dilihatkan surga dan neraka dan dilihatkan tanda-tanda kebesaran Allah dan melihat Allah dua kali.

Dalam perang Uhud, para malaikat ikut berperang bersamanya. Mukjizat Nabi berupa Al-Kitab (Al-Quran) padahal beliau tidak bisa membaca dan menulis. Kitab Al Qur’an diturunkan dengan cara bertahap (munajjaman) Al-Kitab diturunkan dengan tujuh huruf (tuju bacaan) satu huruf bila dibaca akan dibalas dengan sepuluh kebaikan dan mukjizat ini akan kekal sampai hari kiamat, sedangkan mukjizat para Nabi yang lain putus dengan wafatnya Nabi tersebut. Rasulullah Saw diberi kelebihan yang tidak diberikan kepada Nabi yang lain, misalnya: bisa membelah rembulan, batu-batuan membacakan salam kepadanya dan kurma selalu merunduk serta keluarnya air yang deras dari sela-sela jari Nabi.

Nabi Musa diberi mukjizat oleh Allah berupa perilaku, Nabi Isa di beri mukjizat dengan sifat, sedangkan Nabi Muhammad di beri mukjizat kedua-duanya. Tetumbuhan menyaksikan kenabiannya dan menerima dakwahnya. Dan Nabi sebagai akhir para Nabi, tiada Nabi sesudahnya. Syariatnya (tuntunan) akan kekal sampai hari kiamat, tidak akan diganti. Beliau Rasulullah Saw di utus sebagai Rahmat bagi segenap makhluk, mulai dari manusia, jin, binatang, tanaman dan benda-benda mati seperti bebatuan. Beliau Saw adalah rahmat bagi alam semesta. Nama beliau Saw selalu mendampingi nama Allah Swt. Dalam Al-Quran, Allah tidak memanggilnya dengan nama Muhammad ,melainkan disebut dengan, wahai Nabi atau wahai Rosul.

Haram bagi umatnya memanggil baginda Nabi Muhammad Saw hanya dengan nama Muhammad. Beliau dikuatkan dengan empat pendamping; malaikat Jibril, malaikat Mikail, Abu Bakar dan Umar. Istri-istri Nabi selalu membantu beliau, istri-istri Nabi merupakan istri yang paling utama di dunia dan haram menikahinya setelah wafatnya Nabi. Haram membuat nama kinayah dengan kinayah Nabi. Keistimewaan Nabi disebut oleh Allah dengan sebutan Abdullah, sedangkan Allah tidak pernah menyebut Abdullah pada seseorang selain beliau. Tidak ditemukan di dalam Al-Quran atau lainnya bacaan shalawat dari Allah untuk selain beliau Nabi Muhammad Saw.

Pasal II : Keistimewaan syariat Nabi Muhammad Saw dan umatnya.

Ghonimah (hasil peperangan) di halalkan bagi Nabi Muhammad Saw sedangkan Nabi sebelumnya di haramkan. Setiap tanah yang suci bisa dijadikannya sebagi tempat sujud (Masjid), sedangkan umat sebelumnya bila sujud (shalat) hanya di tempat-tempat peribadatannya saja. Debu boleh buat bersuci (tayamum) untuk umat Rasulullah Saw sedangkan para Nabi sebelum beliau Saw boleh bertayamum tetapi umatnya tidak diperbolehkan. Umat Muhammad Saw mengerjakan shalat lima waktu dan dijadikan shalat itu sebagai kafarat (melebur dosa-dosa kecil) sedangkan umat sebelumnya hanya mengerjakan beberapa sholat saja seperti dzuhur atau ashar saja, bahkan tidak ada satupun yang menjalani shalat isya. Umat beliau Saw dihormati dengan ucapan salam dari malaikat dan semua penghuni surga.

Hari jum’at dijadikan sebagai hari raya (besar) bagi Nabi Saw dan umatnya, sekaligus pada hari itu setiap do’a akan dikabulkan oleh Allah Swt. Bau tak sedap , yang keluar dari mulut orang yang berpuasa(dari ummat Nabi Muhammad SAW) lebih harum daripada harumnya minyak misik bagi Allah ,dan malaikat memohonkan ampun untuk mereka yang puasa. Allah akan melebur dosa selama dua tahun bagi umat beliau Saw yang berpuasa pada hari Arofah (9 dzulhijjah) karena itu sunah dari Rasulullah Saw sedangkan Allah melebur dosa bagi yang berpuasa pada hari Asyuro (10 Muharram) hanya satu tahun karena puasa hari itu sebagai sunah Nabi Musa as.

Umat Rasulullah Saw adalah sebaik-baiknya umat yang dikasih dua nama yang di ambil dari nama Allah Al Muslimin dan Al Mukminun dan agamanya diberi nama agama Islam. Sifat Al Muslimin dan Al Mukminun tidak diberikan kepada umat sebelum Nabi. Diterangkan dalam hadits ada dua bangkai dan ada dua darah yang dihalalkan untuk umat Muhammad Saw; bangkainya ikan dan bangkai belalang, darah yang halal adalah hati dan limpa yang di perbolehkan untuk umatnya. Diperbolehkan mempunyai empat istri dengan syarat yang ada dalam Al Qur’an dan boleh mencerai sampai tiga kali. Diriwayatkan bahwa Nabi Adam berkata : “Umat Nabi Muhammad Saw diberi kemuliaan oleh Allah empat kemulyaan dan aku (Adam) tidak diberi sama sekali. Yang pertama Allah menerima taubatku di Mekkah sedangkan umat Muhammad Saw bertaubat boleh disegala tempat, diambilnya pakaianku sewaktu aku berdosa, umat Muhammad Saw sewaktu berdosa tidak di ambil pakaiannya, aku dipisahkan dengan istriku (Hawa) dan dikeluarkan dari surga.

Umat Bani Israil bila berbuat salah mereka di haramkan makan-makanan yang bagus di tulis kesalahannya itu di muka pintu rumahnya. Allah Ta’ala membangkitkan setiap seratus tahun kepada seseorang yang memperbaharui hal-hal agama sampai seratus tahun akhir dari masa Nabi Isa Al Masih. Diantara umat Nabi ada yang disebut dengan nama Aqthob Autad Nujaba dan diantara umat Nabi ada yang menjadi imam sholat dengan Nabi Isa a.s. Pangkat para ulama umat Nabi Muhammad Saw seperti pangkatnya para Nabi Bani Israil. Malaikat di langit mendengarkan seruan mereka, dan para ulama mereka itu adalah orang yang selalu memuja Allah pada setiap saat selalu mengagungkan nama Allah (membaca takbir), sewaktu naik gunung selalu membaca tasbih, sewaktu turun gunung mereka berkata “aku mengerjakan sesuatu atas kehendak Allah bila mereka marah cepat-cepat membaca tahlil, bila mereka berselisih selalu membaca tasbih, dan bila mereka ingin mengerjakan sesuatu selalu shalat istihoroh, dan bila naik kendaraan selalu memuji Allah, bertahmid. Umat Nabi Muhammad Saw di panggil dengan sebutan” Hai orang-orang yang beriman, sedangkan umat sebelumnya di panggil dengan nama” Hai orang-orang miskin, sangat jauh perbedaan nama ini. Nama Ahlul qiblah hanya digunakan untuk umat Nabi Muhammad Saw.

Pasal III : Keistimewaan Beliau Nabi Muhammad Saw di alam akhirat.

Nabi Muhammad Saw adalah mahkluk yang pertama kali bangkit dari bumi dan selamat dari kekalutan hari kiamat. Beliau di iring ke mahsyar bersama tujuh puluh ribu malaikat dan naik buroq di mauqif (tempat orang yang menunggu sya’faat). Beliau Saw dipanggil namanya dan diberi pakaian paling indah dari surga. Beliau berdiri disebelah kanan Arsy dan ditempatkan ditempat yang terpuji. Ditangannya ada bendera kenabian dan para Nabi yang lain bernaung di bawah bendera tersebut.

Di Mahsyar Nabi Muhammad Saw dijadikan oleh Allah sebagai imamnya para Nabi , dan Nabi yang pertama kali sujud dihadapan Allah dan yang pertama kali mengangkat kepalanya dari sujud. Pertama kali yang memandang Dzat Allah,dan yang pertama kali memberi syafaat dan diterima syafaatnya. Nabi Saw diberi oleh Allah syafaat yang bisa membuat umatnya masuk surga tanpa hisab, dan diberi syafa’at untuk orang yang mestinya masuk neraka, tidak jadi masuk neraka, juga diberi syafaat untuk anak-anaknya orang musyrikin, supaya tidak disiksa. Begitu juga baginda Nabi Muhammad Saw mohon kepada Allah untuk tidak dimasukkan satu pun dari keluarganya di neraka dan Allah mengabulkannya. Besok hari kiamat semua umatnya di nasafkan oleh baginda Nabi Muhammad Saw.

Dan para penghuni surga tidak membaca kecuali membaca Al-Quran tidak berbicara kecuali pakai bahasa Al-Quran (Arab). Diterangkan dalam hadits” Aku (Nabi) pertama kali orang yang membuka pintu surga lalu berdirilah penjaga surga (Malaikat Ridwan) siapa kamu? Aku jawab” Aku adalah Muhammad, lalu penjaga itu berkata” aku (penjaga) berdiri dan aku bukakan untukmu wahai Nabi. Aku tak pernah berdiri kepada seorang pun sebelum engkau dan aku tidak akan berdiri kepada seseorang setelah engkau. Untuk lebih Jelasnya baca kitab (Unmudzul Labib Fi Hosoisil Habib) Karangan Imam jalaludin Assuyuthi

KESEMPURNAAN FISIK NABI

*Keindahan dan Kesempurnaan Rupa Muhammad S.A.W.

Diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah bahwa Rasulullah SAW melihat di malam hari seperti di siang hari. Rasulullah SAW bersabda, “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya aku di depanmu. Janganlah kamu mendahuluiku di ruku` dan sujud. Sesungguhnya aku melihatmu dari depan dan belakangku.”

*Kesempurnaan Mulut SAW

Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah meminum air dari sebuah tempat. Kemudian sisa air tersebut dituangkan kembali ke sumur. Maka setelah itu air sumur tersebut berbau misk (musk).

Juga pernah suatu ketika Sayyidina Al Husein Radhiallahu anhu merasa haus. Rasulullah pun memintakan air untuknya dan tidak mendapatkan air. Maka Rasulullah SAW memberikan lidahnya SAW kepada Sayyidina Al Husain RA, maka ia menghisapnya hingga hilang dahaganya.

Diriwayatkan pula bahwa di antara gigi-gigi beliau SAW terlihat nur (cahaya). Sholawatullah wasalaamuhu alaihi wa ala aalihi wa shohbih .

*Kesempurnaan Wajah SAW

Sayyidah Aisyah RA ketika sedang menjahit, tiba-tiba terjatuh jarumnya. Maka ia meraba- raba berusaha mencarinya. Lalu masuklah Rasulullah SAW seakan-akan nur terpancar dari wajahnya. Dengan nur tersebut ia pun mendapatkan jarumnya. Kemudian ia memberitahu Rasulullah SAW tentang apa yang ia lihat. Dan Rasulullah SAW pun bersabda, “Celaka, sungguh celaka bagi yang orang yang tak melihatku di hari kiamat.”

Dan (indahnya) wajah yang seperti matahari, terang, menerangi malam yang gelap gulita (Hamziyah)

Yang lebih tampan darimu (Rasulullah SAW) tak pernah dipandang mataku.Dan yang lebih sempurna darimu tak pernah dilahirkan perempuan. Engkau tercipta lepas dari segala aib. Seakan akan engkau tercipta sekehendakmu (Sayyidah Aisyah RA)

*Kesempurnaan Keringat SAW

Suatu hari Rasulullah tertidur dan mengeluarkan keringat. Tak lama datang Ummu Sulaim dengan membawa botol dan mengambil keringat yang mengalir pada Rasulullah SAW hingga beliau terbangun. “Apa yang kau lakukan Ummu Sulaim,” tanya Rasulullah. Ia pun menjawab, “Ini adalah keringatmu, ya Rasulullah. Ku jadikan wewangian. Sesungguhnya ini adalah wewangian yang terwangi.”

“Apabila lewat di jalan, tercium wanginya hingga dapat diketahui bahwa beliau SAW baru saja lewat. Dan apabila duduk di majlis, tercium harumnya berhari hari walaupun ia telah pergi. Dan ia memiliki sebaik-baik keharuman walaupun tak memakai wewangian.” (Maulid ad diiba`I)

*Kesempurnaan Suara SAW

Diriwayatkan oleh sahabat bahwa suara beliau adalah sebaik baik suara. Hingga di malam hari beberapa sahabat dapat mendengarkan suara Rasulullah SAW yang sedang membaca Al-Qur’an sedangkan mereka berada atas arsy.

Imam Ali mengatakan bahwa tidaklah Allah Ta`ala mengutus seorang nabi kecuali memiliki sebaik-baik wajah dan suara dan begitu pula Rasulullah SAW

*Kesempurnaan Ketiak SAW

Seorang sahabat berkata, “Ketika Rasulullah Saw sedang mengangkat kedua tangannya untuk berdoa, kami melihat cahaya di bawah lengannya.”

*Tinggi badan SAW

Rasulullah SAW mempunyai tinggi badan normal. Tidak tinggi jangkung atau pendek. Akan tetapi apabila bersama para sahabat, terlihat beliau lebih tinggi dari sahabatnya SAW

Dan masih banyak lagi kelebihan Rasulullah yang nampak begitu jelas. Diantaranya adalah disebutkan oleh seorang ulama dalam bentuk nadzhom tentang khushusiat Rasulullah SAW. Beliau mengatakan, “Kelebihan Nabi kita sepuluh hal :

1. Tak pernah ber-ihtilam (mimpi basah)

2. Tak mempunyai bayangan

3. Bumi langsung menelan apa-apa yang keluar dari perut SAW

4. Nyamuk tak pernah hinggap padanya

5. Walau matanya tidur, hatinya tak tidur

6. Melihat dari belakang seperti dari depan

7. Tak pernah menguap sama sekali

8. Lahir dalam keadaan berkhitan

9. Hewan-hewan tunggangannya mengenali kerasulannya

10. Apabila duduk, duduknya melebihi tinggi sahabat-sahabatnya


Silakan mengutip dengan mencantumkan nama
http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/2007/04/13/keistimewaan-rasulullah-saw/

KP 2 KKN: 24 Kepala Daerah di Jawa Tengah Terlibat Kasus Korupsi


Berdasarkan hasil monitoring Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme ( KP 2 KKN) Jawa Tengah selama 10 tahun, tercatat sebanyak 24 Kepala Daerah maupun mantan Kepala Daerah dari 35 Kabupaten/ Kota yang ada di Jawa Tengah tersangkut kasus korupsi .
Dari jumlah itu, sebagian sudah dijatuhi vonis, dan lainnnya ditetapkan menjadi tersangka . Demikian dikatakan Sekretaris KP 2 KKN Jawa Tengah , Eko Haryanto, Selasa 25 Januari 2010 , melalui telepon . " Kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi tersebut , terdiri dari 21 bupati dan dua wakil bupati. Sebanyak 12 kepala daerah, sudah dijatuhi vonis hukuman dan 11 kepala daerah lainnya masih berstatus tersangka , " ujar Eko.
Dijelaskan, kepala daerah maupun mantan kepala daerah yang sudah dijatuhi hukuman, 11 orang di antaranya adalah mantan bupati dan satu orang adalah mantan wakil bupati. "Setelah vonis, status mereka biasanya langsung di non aktifkan hingga habis masa jabatan untuk kemudian digantikan oleh wakil bupatinya , " ungkap Eko . Selain itu, kata Eko , kepala daerah yang masih aktif menjabat sebagai kepala daerah ada empat orang. Mereka terdiri dari Kepala Daerah Kabupaten Batang , Kabupaten Pati , Kabupaten Rembang dan Bupati Tegal . Sedangkan yang lainnya, berstatus mantan bupati dan seorang wakil bupati .
Eko menyebutkan, para mantan kepala daerah yang sudah divonis hukuman tersebut , hanya dijatuhi hukuman penjara antara 1 , 5 tahun hingga 4 tahun penjara . Yang mendapat vonis 4 tahun penjara ini, hanya mantan Bupati Cilacap , Proboyulastoro. "Kami menilai hukuman yang ditimpakan pada para mantan kepala daerah itu relatif kecil , tidak sesuai dengan jumlah uang negara yang mereka korupsi. Padahal kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus korupsi para kepala daerah tersebut mencapai Rp 187 miliar, " paparnya. Dari 11 bupati dan mantan bupati di Jateng yang kini masih berstatus tersangka itu, proses hukumnya masih ditangani Kejaksaan Tinggi dan Polda Jateng .
Pihak KP 2 KKN juga melaporkan dua Kepala Daerah lagi yang sudah dilaporkan kepada KPK , tetapi belum ditetapkan sebagai tersangka , yaitu Bupati Karanganyar yang diduga terlibat dalam kasus GLA dan Bupati Klaten yang diduga terlibat dalam kasus dana Gempa Klaten. "Bahkan kami juga melaporkan mantan kepala daerah kepada Kejati Jawa Tengah , tetapi belum ditetapkan sebagai tersangka , yakni Bupati Pemalang , M . Machroes yang diduga terlibat dalam kasus Buku Ajar BP senilai Rp 11 miliar. Sedangkan kasus korupsi lainnya yang kami masih dimonitoring, yaitu pembangunan Pasar Kliwon Temanggung senilai Rp. 2 , 5 miliar yang diduga melibatkan Wakil Bupati Temanggung, " tandasnya.
Ditambahkannya , belum lama ini KP 2 KKN bersama ICW juga telah melaporkan sembilan bupati dan mantan bupati berstatus tersangka ke KPK , agar mengambil alih penanganannya dari Kejati Jawa Tengah.(sumber:panturanews.com)

Nikmatnya Kelezatan Dzikir


Dzikir atau mengucapkan kata-kata pujian yang mengingat kebesaran Allah SWT, adalah amalan istimewa Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Dzikir merupakan media yang membuat kehidupan Nabi dan para sahabat benar-benar hidup.

Beberapa manfaat dzikir adalah:

1. Mengusir setan dan menjadikannya kecewa.
2. Membuat Allah ridah.
3. Menghilangkan rasa sedih,dan gelisah dari hati manusia.
4. Membahagiakan dan melapangkan hati.
5. Menguatkan hati dan badan.
6. Menyinari wajah dan hati.
7. Membuka lahan rezeki.
8. Menghiasi orang yang berdzikir dengan pakaian kewibawaan, disenangi dan dicintai manusia.
9. Melahirkan kecintaan.
10. Mengangkat manusia ke maqam ihsan.
11. Melahirkan inabah, ingin kembali kepada Allah.
12. Orang yang berdzikir dekat dengan Allah.
13. Pembuka semua pintu ilmu.
14. Membantu seseorang merasakan kebesaran Allah.
15. Menjadikan seorang hamba disebut disisi Allah.
16. Menghidupkan hati.
17. Menjadi makanan hati dan ruh.
18. Membersihkan hati dari kotoran.
19. Membersihkan dosa.
20. Membuat jiwa dekat dengan Allah.
21. Menolong hamba saat kesepian.
22. Suara orang yang berdzikir dikenal di langit tertinggi.
23. Penyelamat dari azab Allah.
24. Menghadirkan ketenangan.
25. Menjaga lidah dari perkataan yang dilarang.
26. Majlis dzikir adalah majlis malaikat.
27. Mendapatkan berkah Allah dimana saja.
28. Tidak akan merugi dan menyesal di hari kiamat.
29. Berada dibawah naungan Allah dihari kiamat.
30. Mendapat pemberian yang paling berharga.
31. Dzikir adalah ibadah yang paling afdhal.
32. Dzikir adalah bunga dan pohon surga.
33. Mendapat kebaikan dan anugerah yang tak terhingga.
34. Tidak akan lalai terhadap diri dan Allah pun tidak melalaikannya.
35. Dalam dzikir tersimpan kenikmatan surga dunia.
36. Mendahului seorang hamba dalam segala situasi dan kondisi.
37. Dzikir adalah cahaya di dunia dan ahirat.
38. Dzikir sebagai pintu menuju Allah.
39. Dzikir merupakan sumber kekuatan qalbu dan kemuliaan jiwa.
40. Dzikir merupakan penyatu hati orang beriman dan pemecah hati musuh Allah.
41. Mendekatkan kepada ahirat dan menjauhkan dari dunia.
42. Menjadikan hati selalu terjaga.
43. Dzikir adalah pohon ma’rifat dan pola hidup orang shalih.
44. Pahala berdzikir sama dengan berinfak dan berjihad dijalan Allah.
45. Dzikir adalah pangkal kesyukuran.
46. Mendekatkan jiwa seorang hamba kepada Allah.
47. Melembutkan hati.
48. Menjadi obat hati.
49. Dzikir sebagai modal dasar untuk mencintai Allah.
50. Mendatangkan nikmat dan menolak bala.
51. Allah dan Malaikatnya mengucapkan shalawat kepada pedzikir.
52. Majlis dzikir adalah taman surga.
53. Allah membanggakan para pedzikir kepada para malaikat.
54. Orang yang berdzikir masuk surga dalam keadaan tersenyum.
55. Dzikir adalah tujuan prioritas dari kewajiban beribadah.
56. Semua kebaikan ada dalam dzikir.
57. Melanggengkan dzikir dapat mengganti ibadah tathawwu’.
58. Dzikir menolong untuk berbuat amal ketaatan.
59. Menghilangkan rasa berat dan mempermudah yang susah.
60. Menghilangkan rasa takut dan menimbulkan ketenangan jiwa.
61. Memberikan kekuatan jasad.
62. Menolak kefakiran.
63. Pedzikir merupakan orang yang pertama bertemu dengan Allah.
64. Pedzikir tidak akan dibangkitkan bersama para pendusta.
65. Dengan dzikir rumah-rumah surga dibangun, dan kebun-kebun surga ditanami tumbuhan dzikir.
66. Penghalang antara hamba dan jahannam.
67. Malaikat memintakan ampun bagi orang yang berdzikir.
68. Pegunungan dan hamparan bumi bergembira dengan adanya orang yang berdzikir.
69. Membersihkan sifat munafik.
70. Memberikan kenikmatan tak tertandingi.
71. Wajah pedzikir paling cerah didunia dan bersinar di ahirat.
72. Dzikir menambah saksi bagi seorang hamba di ahirat.
73. Memalingkan seseorang dari membincangkan kebathilan.

Sungguh luar biasa manfaatnya…. tetapi orang tidak akan yakin dengan manfaat-manfaat diatas kecuali yang telah merasakan dan menikmatinya….. Mari kita coba memulainya dari sekarang

Silaturrahmi Dandim Pemalang dengan Warga Petarukan

PETARUKAN – Komandan Kodim 0711 Pemalang Letkol Inf. Bambang Siswanto di pendopo Keamatan Petarukan, baru-baru ini menggelar acara silahturahmi bersama Keluarga Besar TNI (KBT) , aparat pemerintahan desa, kecamatan , anggota Muspika , tokoh masyatakat dan tokoh agama se-eks Kawedanan Pemalang . Acara tersebut dimaksudkan untuk mempererat jalinan silaturahmi dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa .
Dalam rangkaian acara itu, Dandim juga berksempatan untuk menyerahkan bantuan kepada warga berupa alat dan perlengkapan sholat yaitu mukena , sarung, sajadah, baju koko. Masing- masing alat dan perlengkapan untuk 25 orang .
Selain itu bantuan berupa alat untuk bertani berupa cangkul , 1 set alat pertukangan , jaring nelayan 2 set dan al qitab untuk penganut agama nasrani . Pemberian bantuan yang diserahkan kepada masyarakat itu untuk warga yang betul -betul sangat membutuhkan .
Dandin 0711 Pemalang Letkol Inf. Bambang Siswanto dalam sambutannya berharap kepada seluruh warga yang ada di Pemalang untuk tetap menjaga dan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
Pihaknya juga mengajak warga untuk mendukung semua program -program pembangunan dari pemerintah. Disamping itu mengajak warga untuk tetap menjaga keamanan guna mengantisipasi timbulnya gejolak yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang , baik antisipasi terjadinya bencana alam maupun yang lainnya gangguan aksi teroris.
”Mari kita tingkat rasa persatuan dan kesatuan bangsa untuk tetap terjaganya stabilitas keamanan yang mantap , “ tandasnya. ( apt/radartegal.com)

Benang Merah Akidah Asy'ariyah,Ahlussunnah wal Jama'ah dan Nahdlatul Ulama

Kaum Ahlussunnah wal Jama’ah ialah kaum yang menganut i’tiqad yang dianut Nabi Muhammad SAW , dan para sahabat beliau .
I’tiqad Nabi dan para sahabat itu sudah termaktub dalam Al- Qur’an dan Sunnah Rasul,terdapat dalil secara terpencar di beberapa ayat dalam surat-surat Al-Qur’an ,namun belum tersusun secara sitematis.
I’tiqad itu kemudian dihimpun dan dirumuskan secara sistematis sebagai ilmu aqidah oleh seorang ulama besar di bidang Ilmu Aqidah (ushuluddin) , yaitu Imam Abul Hasan Al- Asy’ari. Ulama besar ini dilahirkan di kota Bashrah , Iraq pada tahun 260 H /873 M , dan meninggal dunia di kota itu juga pada tahun 324 /935 M , dalam usia 64 tahun.
Karena i’tiqad Ahlussunnah wal Jama’ah dihimpun dan dirumuskan oleh Imam Abul Hasan Al-Asy’ari maka ada yang menyebut kaum Ahlussunnah wal Jama’ah dengan "Al-Asy’ariyah" sebagaimana nama " Wahabiyah" untuk sebutan arabnya Wahabi untuk pengikut teori Muhammad ibn Abdul Wahab..
Kalau ada yang menyebut Asy’ariyah, maka yang dimaksud adalah pengikut-pengikut Imam AbulHasan Al-Asy’ari seorang Ulama penghimpun dan perumus i’tiqad Ahlusuunnah Waljama’ah berdasar Al-qur’an dan Hadits Nabi SAW . . Ada juga sering terdengar perkataan "Sunni" maksudnya adalah kependekan dari kata Ahlussunnah wal Jama'ah,orang -orangnya disebut dalam bahasa arab sebagai "Sunniyyun" .
Adapun tokoh kedua pencetus i’tiqad Ahlussunnah wal Jama’ah ialah Abu Manshur Al -Maturidi. Faham dan i’tiqadnya sama atau hampir sama dengan faham i’tiqad Imam Abul Hasan Al - Asy’ari . Beliau lahir di kota Maturidi , Samarqand (termasuk wilayah Uzbekistan Soviet sekarang) kira -kira pada pertengahan abad ke - 3 H dan meninggal di Samarqand pada tahun 332 H /944 M , 9 tahun setelah wafatnya Imam Abul Hasan Al-Asy’ari. Kedua tokoh tersebut di atas adalah sebagai penggali , perumus , penyiar sekaligus mempertahankan apa yang sudah termaktub dalam Al -Qur’an dan Hadits , yang sudah di i’tiqadkan oleh Nabi Muhammad SAW, serta sahabat-sahabat beliau .
Dalam kitab "Ithafu Sadatil Muttaqin" yang ditulis oleh Imam Muhammad Al -Husni Az-Zabidi, yaitu syarah kitab "Ihya ’Ulumuddin" karya Imam Al-Ghazali , ditegaskan sebagai berikut: yang artinya: “ Manakala disebut Ahlussunnah wal Jama’ah , maka maksudnya ialah Muslimin yang mengikuti rumusan faham Imam Abul Hasan Al-Asy’ari dan faham Abu Manshur Al -Mathuridi ”.
Tapi , belakangan sejak munculnya Wahabi dari Nejd yang kemudian juga melahirkan tokoh kenamaan mereka Yaitu Saikh Nashir Al - Albani dan Muhammad ibn Abdul Wahab,kemudian menyabot ( sabotase , membajak ) nama "Ahlussunnah Waljama’ah" untuk dipaksakan dipakai firqah Wahabi , padahal sebelumnya mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Muwahidun ( orang- orang bertauhid ) . Menurut jejak sejarah,mereka sebelumnya tidak dikenal sebagai Ahlussunnah Waljama’ah .
Karena Mereka memaksakan diri dalam memakai sebutan Ahlussunnah Waljama’ah, maka tak pelak,di lapangan dakwahnya akhirnya mereka selalu berbenturan dengan Ahlusunnah Waljama’ah yang asli .
Sebagai contoh ;
-Ahlussunnah Waljama’ ah menyunnahkan Tawassul kepada Nabi setelah wafatnya , Wahabi justru memvonis musyrik kepada pelaku tawassul .
- Ahlussunnah Waljama’ah mengakui ilmu Tasawwuf , justru Wahabi memusyrikkan pelaku Tasawwuf .
-Ahlussunnah menyunnahkan ziarah makam Nabi , justru Wahabi melarangnya bahkan sampai memusyrikkan pelaku ziarah tsb .
-Ahlussunnah Waljama’ ah membolehkan menggunakan Hadits dlo’if untuk perkara furu' (cabang), Wahabi justru menyamakan hadits dlo’if dengan hadits Maudlu’ ( palsu ).
-Masih banyak lagi , sehingga para pengikut Wahabi terpaksa harus merombak kitab-kitab ulama mu’ tabar agar sesuai dangan hawa nafsu Wahabi . Bahkan Wahabi tanpa sungkan memvonis sesat kepada tokoh sentral Ahlussunnah Waljama’ah yaitu Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Abu Manshur Al-Mathuridi.
Demikian Sebagai fakta sejarah , Tentunya Wahabi memiliki versi sendiri tentang Ahlussunnah Waljama’ah ! Inilah sebabnya kenapa Wahabi disebut juga sebagai fitnah dalam Islam , yaitu Fitnah Wahabi . Belakangan mereka juga menyebut diri mereka sebagai Salafy … .
Mungkin mereka ingin menghapus citra buruk Wahabi dengan mengganti namanya menjadi Salafy dan mengaku sebagai Ahlussunnah Waljama’ah. Tapi tentunya ciri Wahabi yang melekat pada mereka tidak serta-merta hilang dengan ganti nama apapun , ter masuk salafy tersebut.
Pada AD ( anggaran dasar ) Jamiyyah Nahdlatul Ulama ,NU dalam akidah ( teologi ) mengikuti konsep yang dirumuskan Abu hasan Al Asy' ari dan Abu Manshur Al Maturidi . didalam Fiqih, NU berlandaskan ijtihad 4 imam mazhab ( Maliki , Hanbali, Hanafi, Syafi'i) dan 'diperkaya' dengan ijma' & qiyas dan atsarnya Ulama salafussha lih. Adapun dalam bidang Tashawuf, NU mengembangkan teori dari Imam Abu ahmad Al Ghazali dan imam Junaidi Al Baghdadi. Maka benar jika NU adalah pengikut "AL ASY'ARIYAH ",
Mari kita bangga menjadi Al Asy'ariyah (Ahlussunnah wal jama'ah) , karena akidah inilah yang dianut oleh mayoritas ummat Islam di seluruh dunia.

28.1.11

Uwais Al-Qorni Radliyallahu'anhu : Terkenal Di Langit Tak Dikenal Di Bumi,


Pada zaman Nabi Muhammad SAW, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, dagunya menempel di dada selalu melihat pada tempat sujudnya, tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya, ahli memb...aca Al Qur’an dan menangis, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit.

Dia, jika bersumpah demi Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya. Dia adalah “Uwais al-Qarni”. Beliau tak dikenal orang dan juga miskin, banyak orang suka menertawakan, mengolok-olok, dan menuduh beliau sebagai tukang membujuk, tukang mencuri serta berbagai macam umpatan dan penghinaan lainnya.

Seorang fuqoha’ negeri Kuffah, karena ingin duduk dengan beliau, memberi beliau hadiah dua helai pakaian, tapi tak berhasil dengan baik, karena hadiah pakaian tadi beliau terima lalu kembalikan lagi seraya berkata : “Aku khawatir, nanti sebagian orang menuduh aku, dari mana kamu dapatkan pakaian itu, kalau tidak dari membujuk pasti dari mencuri”.

Pemuda dari Yaman ini telah lama menjadi yatim, tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa. Untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya. Kesibukannya sebagai penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.

Uwais al-Qarni telah memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar seruan Nabi Muhammad SAW. yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ada sekutu bagi-Nya. Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur. Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati Uwais, sehingga setelah seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, karena selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran. Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad SAW secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbarui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam.

Alangkah sedihnya hati Uwais setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah “bertamu dan bertemu” dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang ia sendiri belum. Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih, tapi apalah daya ia tak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah, dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu yang jika ia pergi, tak ada yang merawatnya.

Di ceritakan ketika terjadi perang Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini akhirnya terdengar oleh Uwais. Ia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau SAW, sekalipun ia belum pernah melihatnya. Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk bertemu tak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, kapankah ia dapat menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dari dekat ? Tapi, bukankah ia mempunyai ibu yang sangat membutuhkan perawatannya dan tak tega ditingalkan sendiri, hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa. Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi menziarahi Nabi SAW di Madinah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya. Beliau memaklumi perasaan Uwais, dan berkata : “Pergilah wahai anakku ! temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”. Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi.

Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman. Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari, semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi SAW yang selama ini dirindukannya. Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi SAW, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah sayyidatina ‘Aisyah r.a., sambil menjawab salam Uwais. Segera saja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata beliau SAW tidak berada di rumah melainkan berada di medan perang. Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatanganNabi SAW dari medan perang. Tapi, kapankah beliau pulang ? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman,” Engkau harus lekas pulang”. Karena ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW. Ia akhirnya dengan terpaksa mohon pamit kepada sayyidatina ‘Aisyah r.a. untuk segera pulang ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru.

Sepulangnya dari perang, Nabi SAW langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni langit (sangat terkenal di langit). Mendengar perkataan baginda Rosulullah SAW, sayyidatina ‘Aisyah r.a. dan para sahabatnya tertegun. Menurut informasi sayyidatina ‘Aisyah r.a., memang benar ada yang mencari Nabi SAW dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama. Rosulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya.” Sesudah itu beliau SAW, memandang kepada sayyidina Ali k.w. dan sayyidina Umar r.a. dan bersabda : “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi”.

Tahun terus berjalan, dan tak lama kemudian Nabi SAW wafat, hingga kekhalifahan sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. telah di estafetkan Khalifah Umar r.a. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi SAW. tentang Uwais al-Qarni, sang penghuni langit. Beliau segera mengingatkan kepada sayyidina Ali k.w. untuk mencarinya bersama. Sejak itu, setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, beliau berdua selalu menanyakan tentang Uwais al-Qorni, apakah ia turut bersama mereka. Diantara kafilah-kafilah itu ada yang merasa heran, apakah sebenarnya yang terjadi sampai-sampai ia dicari oleh beliau berdua. Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka.

Suatu ketika, Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah. Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman, segera khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka. Rombongan itu mengatakan bahwa beliau ada bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais al-Qorni. Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. memberi salam. Namun rupanya Uwais sedang melaksanakan sholat. Setelah mengakhiri shalatnya, Uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman. Sewaktu berjabatan, Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada ditelapak tangan Uwais, sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda Nabi SAW. Memang benar ! Dia penghuni langit. Dan ditanya Uwais oleh kedua tamu tersebut, siapakah nama saudara ? “Abdullah”, jawab Uwais. Mendengar jawaban itu, kedua sahabatpun tertawa dan mengatakan : “Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya ?” Uwais kemudian berkata: “Nama saya Uwais al-Qorni”. Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, beliau baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Ali k.w. memohon agar Uwais berkenan mendo’akan untuk mereka. Uwais enggan dan beliau berkata kepada khalifah: “Sayalah yang harus meminta do’a kepada kalian”. Mendengar perkataan Uwais, Khalifah berkata: “Kami datang ke sini untuk mohon do’a dan istighfar dari anda”. Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais al-Qorni akhirnya mengangkat kedua tangannya, berdo’a dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar r.a. berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais menolak dengan halus dengan berkata : “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi”.

Setelah kejadian itu, nama Uwais kembali tenggelam tak terdengar beritanya. Tapi ada seorang lelaki pernah bertemu dan di tolong oleh Uwais , (orang tersebut mengisahkan) waktu itu kami sedang berada di atas kapal menuju tanah Arab bersama para pedagang, tanpa disangka-sangka angin topan berhembus dengan kencang. Akibatnya hempasan ombak menghantam kapal kami sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin berat. Pada saat itu, kami melihat seorang laki-laki yang mengenakan selimut berbulu di pojok kapal yang kami tumpangi, lalu kami memanggilnya. Lelaki itu keluar dari kapal dan melakukan sholat di atas air. Betapa terkejutnya kami melihat kejadian itu. “Wahai waliyullah,” Tolonglah kami !” tetapi lelaki itu tidak menoleh. Lalu kami berseru lagi,” Demi Zat yang telah memberimu kekuatan beribadah, tolonglah kami!”Lelaki itu menoleh kepada kami dan berkata: “Apa yang terjadi ?” “Tidakkah engkau melihat bahwa kapal dihembus angin dan dihantam ombak ?”tanya kami. “Dekatkanlah diri kalian pada Allah ! “katanya. “Kami telah melakukannya.” “Keluarlah kalian dari kapal dengan membaca bismillahirrohmaanirrohiim!” Kami pun keluar dari kapal satu persatu dan berkumpul di dekat itu. Pada saat itu jumlah kami lima ratus jiwa lebih. Sungguh ajaib, kami semua tidak tenggelam, sedangkan perahu kami berikut isinya tenggelam ke dasar laut. Lalu orang itu berkata pada kami ,”Tak apalah harta kalian menjadi korban asalkan kalian semua selamat”. “Demi Allah, kami ingin tahu, siapakah nama Tuan ? “Tanya kami. “Uwais al-Qorni”. Jawabnya dengan singkat. Kemudian kami berkata lagi kepadanya, “Sesungguhnya harta yang ada di kapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir.” “Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan membagi-bagikannya kepada orang-orang fakir di Madinah?” tanyanya.”Ya,”jawab kami. Orang itu pun melaksanakan sholat dua rakaat di atas air, lalu berdo’a. Setelah Uwais al-Qorni mengucap salam, tiba-tiba kapal itu muncul ke permukaan air, lalu kami menumpanginya dan meneruskan perjalanan. Setibanya di Madinah, kami membagi-bagikan seluruh harta kepada orang-orang fakir di Madinah, tidak satupun yang tertinggal.

Beberapa waktu kemudian, tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah pulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya. Dan Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan, “ketika aku ikut mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya, lalu aku bermaksud untuk kembali ke tempat penguburannya guna memberi tanda pada kuburannya, akan tetapi sudah tak terlihat ada bekas kuburannya. (Syeikh Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang bersama Uwais al-Qorni pada masa pemerintahan sayyidina Umar r.a.)

Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan orang. Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya : “Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais al-Qorni ? Bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya hanyalah sebagai penggembala domba dan unta ? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau telah menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang di turunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa “Uwais al-Qorni” ternyata ia tak terkenal di bumi tapi terkenal di langit.[]

http://biografiparasufi.wordpress.com/2011/01/20/terkenal-di-langit-tak-dikenal-di-bumi-uwais-al-qorni-ra/#more-108

Masjid Agung Pemalang Sediakan Lahan Makam Untuk Para Bupati Pemalang

PEMALANG - Pemakaman Masjid Agung yang dijadikan sebagai tempat pemakaman para mantan Bupati Pemalang di masa lalu, akan terus ditempati bupati-bupati selanjutnya .
Seperti HM Machroes SH juga telah mendapatkan haknya , berupa kaplingan untuk makam dari Yayasan Masjid Agung Pemalang untuk ditempati suatu saat nanti. "Pemakaman Masjid Agung yang banyak makam - makam bupti Pemalang telah disediakan untuk semua Bupati Pemalang yang sekarang maupun yang akan datang, " kata Ketua Yayasan Masjid Agung Pemalang Saugi Argubi kepada Radar , Jumat ( 21/1 ) kemain .
Menurut dia , pemberian lokasi untuk makam bupati itu , selain jadi hak bupati untuk menempatinya juga untuk meneruskan sejarah perjalanan semua bupati Pemalang yang ada . Tujuannya , untuk bisa menyambung silahturahmi antara rakyat dengan bupatinya . Sehingga tidak akan terputus dan akan selalu dikenang oleh rakyatnya .
Sementara itu , Bupati Machroes sendiri telah memilih berada di sebelah timur makam Mbah Nur Kalam . Sedangkan mantan Bupati H Munir memilih lokasinya berada di sebalah barat .
Bupati -bupati Pemalang lainnya, termasuk Slamet Haryanto, hingga kini belum memberikan jawaban untuk milih lokasi makam , meskipun Yayasan Masjid Agung telah melayangkan surat untuk bisa memilih lokasi makamnya suatu saat nanti. ( mg 1) (radartegal.com)

27.1.11

Inilah Fakta Wahabi, Tanduk Setan dari Najd Pemecah Belah Ummat Islam.

Kita semua sebagai muslim tentunya banyak kegiatan-kegiatan keagamaan yang sering kita lakukan,seperti berziarah kubur,maulid nabi,wiridan sesudah sholat,dzikir berjama'ah dan kebaikan-kebaikan lainnya yang diajarkan oleh kiai,habaib dan ulama-ulama kita,yang apabila dilakukan tentunya bisa menambah keimanan,mengingatkan kematian atau menambah kecintaan kita terhadap Rasulullah.
Namun,akhir2 ini kita sering menemui atau mendengar sekelompok orang yang gemar menanyakan dalil atas kebaikan-kebaikan yang kita lakukan yang jelas-jelas berasal dari ajaran agama kita. kelompok ini kerap mengatakan bid'ah,menanyakan dalil dan bahkan tak segan-segan menganggap syirik (menyekutukan Allah) kepada kita yang melakukan kebaikan tadi.mereka beranggapan kebaikan-kebaikan yang kita lakukan itu tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah. padahal kita semua tahu,zaman yang kita alami sekarang ini sudah berjarak puluhan abad dari zaman kehidupan Rasulullah.maka,apa yang ada disekeliling kita semuanya tentu sudah berbeda dari zaman Rasulullah.dimana dizaman sekarang kemaksiyatan sudah semakin banyak dibanding zaman sebelumnya,maka dizaman ini tentunya dibutuhkan kebaikan-kebaikan untuk menandinginya.
Lalu siapakah kelompok yang tidak mengiginkan umat Islam melakukan kebaikan-kebaikan? bukankah hanya setan dan iblis yang demikian?

Tidak ada salahnya jika kita merenungkan lagi hadits-hadits dan penjelasannya di bawah ini :
“Rasulullah shallallahu ‘ alaihi wasallam keluar dari pintu rumah Aisyah dan berkata :“SUMBER kekafiran datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan yaitu timur ” [ Shahih Muslim 4 /2228 no 2905]
Hadits di atas di perkuat dengan penunjukan ciri-cirinya (sumber = awal kekafiran) dalam hadits berikut :
… Para sahabat berkata “dan juga NAJD kami ?”. Beliau bersabda “disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah MUNCUL TANDUK SETAN” [ Shahih Bukhari 2/ 33 no 1037]
Hadits di atas menunjukkan nama tempatnya yaitu ‘ najd’. Tapi najd yang mana yang di maksud?
Hadits di atas di perkuat lagi dengan Hadist : “… . dan KEKERASAN HATI adalah milik orang orang Faddadin (arab badui yang bersuara keras) di belakang UNTA -UNTA MEREKA dari arah munculnya TANDUK SETAN (dari) Rabi’ah dan Mudhar ” [ Shahih Bukhari no 3126 ]
Daerah najd di atas di perjelas lagi dengan karakter penduduknya yaitu arab badui yang keras hatinya di belakang unta unta dan dari keturunan bani rabi’ ah dan muhdhar .
Kalimat “di belakang unta unta mereka ” di atas perjelas lagi dengan hadits : “sumber kekafiran datang dari TIMUR, KESOMBONGAN DAN KEANGKUHAN adalah milik orang -orang PENGEMBALA kuda dan UNTA Al Faddaadin Ahlul Wabar ( arab badui) … . ” [ shahih muslim 1 /71 no 52 ]
Sifat keras hati arab badui dan kalimat “di belakang unta unta mereka ” di perjelas lagi dengan sifat angkuh, sombong dan beternak unta dan kuda.
Sedangkan kalimat “sumber kekafiran dari timur ” di perjelas dengan timur di arah terbitnya matahari dengan hadist : “… . sedangkan KESOMBONGAN dan KEANGKUHAN ada pada orang orang Faddadin Ahlul Wabar (arab badui) di arah TERBITNYA MATAHARI ” [ Shahih Muslim 1 /71 no 52]
Hadits-hadits di atas di perkuat dengan hadist : Rosulullah shallallahu ‘ alaihi wasallam menghadap ke arah matahari terbit seraya berkata “dari sini muncul tanduk setan, dari sini muncul fitnah dan kegoncangan dan orang -orang yang bersuara keras dan berhati kasar” [ Mu’jam Al Awsath Thabrani 8/ 74 no 8003] .
Hadits-hadits di atas adalah hadits-hadits petunjuk akan masa yang akan datang, yang belum terjadi, agar ummatnya dimasa itu dapat mengenali dengan jelas ciri-ciri dan tempat munculnya golongan pembawa kekufuran.

Kesimpulan :
1 . Sumber kekafiran berasal dari Najd,dan sudah terjadi di masa Musailamah al kadzab yang mengaku dirinya sebagai nabi setelah Rosulullah saw.
2 . sumber kegoncangan dan fitnah juga dari Najd.terbukti dengan munculnya wahabi yang berkepala keras,berpikiran kaku dan sangat lancar dan fasih lidahnya untuk teriak membid’ahkan dan menganggap sesat kepada saudaranya sesama muslim yang tidak sepaham dengan mereka. Tapi anehnya,wahabi malah lunak dan mengekor kepada kalangan non muslim,bahkan pemerintahnya kini (Saudi arabia) akrab sekali dengan Amerika serikat dan Inggris serta negara kafir yang lainnya.


Hendaklah kaum muslimin sadar sedang ada di pihak yang mana ? Lihat dengan mata yang lebar akan sejarah,dalil dan fakta2 yang ada tentang Wahabi,golongan yang sangat anti terhadap kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh ummat muslim.
Nabi Muhammad Saw sudah wanti - wanti kalau terjadi perpecahan ummatnya , maka ummat Islam agar ikut yang mayoritas . Sementara ini Wahabi bukan ummat mayoritas di seluruh dunia dan tidak pernah akan menjadi mayoritas karena nggak ada dalilnya Wahabi jadi Mayoritas . Yang mayoritas adalah Ahlussunnah Waljama ’ah , terdiri dari 4 madzhab mayoritas . Wahabi tidak masuk , karena menyelisihi 4 Madzhab. Sekali lagi WAHABI bukan mayoritas Ummat islam, WAHABI adalah manhaj gurem ( kecil ) yang menyendiri , padahal Nabi Saw menyuruh kita supaya bergabung kepada Mayoritas Ummat Islam yang terdiri dari ummat Islam penganut beberapa Madzhab.
Semoga bermanfaat.

Biografi Al 'allamah Al Muhaddits As Sayyid Al Muhammad bin Alawi Al Maliki Al Hasani


As Sayyid Prof. Dr. Muhammad bin Sayyid ‘Alawi bin Sayyid ‘Abbas bin Sayyid ‘Abdul ‘Aziz al-Maliki al-Hasani al-Makki al-Asy’ari asy-Syadzili lahir di kota suci Makkah pada tahun 1365 H. Pendidikan pertamanya adalah Madrasah Al-Falah, Makkah, dimana ayah beliau Sayyid Alawi bin Abbas al Maliki sebagai guru agama di sekolah tersebut yang juga merangkap sebagai pengajar di halaqah di Haram Makki, dekat Bab As-salam

Ayah beliau, Sayyid Alwi bin Abbas Almaliki (kelahiran Makkah th 1328H), seorang alim ulama terkenal dan ternama di kota Makkah. Disamping aktif dalam berdawah baik di Masjidil Haram atau di kota kota lainnya yang berdekatan dengan kota Makkah seperti Thoif, Jeddah dll, Sayyid Alwi Almaliki adalah seorang alim ulama yang pertama kali memberikan ceramah di radio Saudi setelah salat Jumat dengan judul “Hadist al-Jumah”.

Begitu pula ayah beliau adalah seorang Qadhi yang selalu di panggil masyarakat Makkah jika ada perayaan pernikahan.Selama menjalankan tugas da’wah, Sayyid Alwi bin Abbas Almaiki selalu membawa kedua putranya Muhammad dan Abbas. Mereka berdua selalu mendampinginya kemana saja ia pergi dan berceramah baik di Makkah atau di luar kota Makkah. Adapun yang meneruskan perjalanan dakwah setelah wafat beliau adalah Sayyid Muhammad bin Alwi Almaliki dan Sayyid Abbas selalu berurusan dengan kemaslahatan kehidupan ayahnya.

Sebagaimana adat para Sadah dan Asyraf ahli Makkah, Sayyid Alwi Almaliki selalu menggunakan pakaian yang berlainan dengan ulama yang berada di sekitarnya. Beliau selalu mengenakan jubbah, serban (imamah) dan burdah atau rida yang biasa digunakan dan dikenakan Asyraf Makkah.

Setelah wafat Sayyid Alwi Almaiki, anaknya Sayyid Muhammad tampil sebagai penerus ayahnya. Dan sebelumnya ia selalu mendapatkan sedikit kesulitan karena ia merasa belum siap untuk menjadi pengganti ayahnya. Maka langkah pertama yang diambil adalah ia melanjutkan studi dan ta’limnya terlebih dahulu. Beliau berangkat ke Kairo dan Universitas al-Azhar Assyarif merupakan pilihanya. Setelah meraih S1, S2 dan S3 dalam fak Hadith dan Ushuluddin beliau kembali ke Makkah untuk melanjutkan perjalanan yang telah di tempuh sang ayah. Disamping mengajar di Masjidi Haram di halaqah, beliau diangkat sebagai dosen di Universitas King Abdul Aziz- Jeddah dan Univesitas Ummul Qura Makkah bagian ilmu Hadith dan Usuluddin. Cukup lama beliau menjalankan tugasnya sebagai dosen di dua Universiatas tsb, sampai beliau memutuskan mengundurkan diri dan memilih mengajar di Masjidil Haram sambil menggarap untuk membuka majlis ta’lim dan pondok di rumah beliau.

Adapun pelajaran yang di berikan baik di masjid haram atau di rumah beliau tidak berpoin kepada ilmu tertentu seperti di Universitas. Akan tetapi semua pelajaran yang diberikannya bisa di terima semua masyarakat baik masyarakat awam atau terpelajar, semua bisa menerima dan semua bisa mencicipi apa yang diberikan Sayyid Maliki. Maka dari itu beliau selalu menitik-beratkan untuk membuat rumah yang lebih besar dan bisa menampung lebih dari 500 murid per hari yang biasa dilakukan selepas sholat Maghrib sampai Isya di rumahnya di Hay al Rashifah. Begitu pula setiap bulan Ramadan dan hari raya beliau selalu menerima semua tamu dan muridnya dengan tangan terbuka tanpa memilih golongan atau derajat. Semua di sisinya sama tamu-tamu dan murid murid, semua mendapat penghargaan yang sama dan semua mencicipi ilmu bersama-sama.

Dari rumah beliau telah keluar ulama-ulama yang membawa panji Rasulallah ke suluruh pelosok permukaan bumi. Di mana negara saja kita dapatkan murid beliau, di India, Pakistan, Afrika, Eropa, Amerika, apa lagi di Asia yang merupakan sebagai orbit dahwah sayid Muhammad Almaliki, ribuan murid murid beliau yang bukan hanya menjadi kyai dan ulama akan tetapi tidak sedikit dari murid2 beliau yang masuk ke dalam pemerintahan.

Di samping pengajian dan taklim yang rutin di lakukan setiap hari pula beliau telah berusaha mendirikan pondok yang jumlah santrinya tidak sedikit, semua berdatangan dari seluruh penjuru dunia, belajar, makan, dan minum tanpa di pungut biaya sepeser pun bahkan beliau memberikan beasiswa kepada para santri sebagai uang saku. Setelah beberapa tahun belajar para santri dipulangkan ke negara-negara mereka untuk menyiarkan agama.

Sayid Muhammad Almaliki dikenal sebagai guru, pengajar dan pendidik yang tidak beraliran keras, tidak berlebih-lebihan, dan selalu menerima hiwar dengan hikmah dan mauidhah hasanah.thariqahnya.

Dalam kehidupannya beliau selalu bersabar dengan orang-orang yang tidak bersependapat baik dengan pemikirannya atau dengan alirianya. Semua yang berlawanan diterima dengan sabar dan usaha menjawab dengan hikmah dan menklirkan sesuatu masalah dengan kenyataan dan dalil-dalil yang jitu bukan dengan emosi dan pertikaian yang tidak bermutu dan berkesudahan. Beliau tahu persis bahwa kelemahan Islam terdapat pada pertikaian para ulamanya dan ini memang yang di inginkan musuh Islam. Sampai-sampai beliau menerima dengan rela digeser dari kedudukannya baik di Universitas dan ta’lim beliau di masjidil Haram. Semua ini beliau terima dengan kesabaran dan keikhlasan bahkan beliau selalu menghormati orang orang yang tidak bersependapat dan sealiran dengannya, semasih mereka memiliki pandangan khilaf yang bersumber dari al-Quran dan Sunah. Adapun ulama yang telah mendapat gemblengan dari Sayyid Muhammad bin Alwi Almaliki, mereka pintar-pintar dan terpelajar. Di samping menguasai bahasa Arab, mereka menguasai ilmu-ilmu agama yang cukup untuk dijadikan marja’ dan reference di negara-negara mereka. Beliau ingin mengangkat derajat dan martabat Muslimin menjadi manusia yang berperilaku baik dalam muamalatnya kepada Allah dan kepada sesama, terhormat dalam perbuatan, tindakan serta pikiran dan perasaannya. Beliau adalah orang cerdas dan terpelajar, berani dan jujur serta adil dan cinta kasih terhadap sesama. Itulah ajaran utama Sayyid Muhammad bin Alwi Almaliki. Beliau selalu menerima dan menghargai pendapat orang dan menghormati orang yang tidak sealiran dengannya atau tidak searah dengannya

Karya Tulis Beliau

Di samping tugas beliau sebagai da’i, pengajar, pembibing, dosen, penceramah dan segala bentuk kegiatan yang bermanfaat bagi agama, beliau pula seorang pujangga besar dan penulis unggul. Tidak kurang dari 100 buku yang telah dikarangnya, semuanya beredar di seluruh dunia. Tidak sedikit dari kitab2 beliau yang beredar telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris, Prancis, Urdu, Indonesia dll.

Sayyid Muhammad merupakan seorang penulis prolifik dan telah menghasilkan hampir seratus buah kitab. Beliau telah menulis dalam pelbagai topik agama, undang-undang, social serta sejarah, dan kebanyakan bukunya dianggap sebagai rujukan utama dan perintis kepada topik yang dibicarakan dan dicadangkan sebagai buku teks di Institusi-institusi Islam di seluruh dunia. Kita sebutkan sebahagian hasilnya dalam pelbagai bidang:

Aqidah:

1. Mafahim Yajib an Tusahhah
2. Manhaj As-salaf fi Fahm An-Nusus
3. At-Tahzir min at-Takfir
4. Huwa Allah
5. Qul Hazihi Sabeeli
6. Sharh ‘Aqidat al-‘Awam

Tafsir:

1. Zubdat al-Itqan fi ‘Ulum al-Qur’an
2. Wa Huwa bi al-Ufuq al-‘A’la
3. Al-Qawa‘id al-Asasiyyah fi ‘Ulum al-Quran
4. Hawl Khasa’is al-Quran

Hadith:

1. Al-Manhal al-Latif fi Usul al-Hadith al-Sharif
2. Al-Qawa‘id al-Asasiyyah fi ‘Ilm Mustalah al-Hadith
3. Fadl al-Muwatta wa Inayat al-Ummah al-Islamiyyah bihi
4. Anwar al-Masalik fi al-Muqaranah bayn Riwayat al-Muwatta lil-Imam Malik

Sirah:

1. Muhammad (Sallallahu Alaihi Wasallam) al-Insan al-Kamil
2. Tarikh al-Hawadith wa al-Ahwal al-Nabawiyyah
3. ‘Urf al-Ta’rif bi al-Mawlid al-Sharif
4. Al-Anwar al-Bahiyyah fi Isra wa M’iraj Khayr al-Bariyyah
5. Al-Zakha’ir al-Muhammadiyyah
6. Zikriyat wa Munasabat
7. Al-Bushra fi Manaqib al-Sayyidah Khadijah al-Kubra

Usul:

1. Al-Qawa‘id al-Asasiyyah fi Usul al-Fiqh
2. Sharh Manzumat al-Waraqat fi Usul al-Fiqh
3. Mafhum al-Tatawwur wa al-Tajdid fi al-Shari‘ah al-Islamiyyah

Fiqh:

1. Al-Risalah al-Islamiyyah Kamaluha wa Khuluduha wa ‘Alamiyyatuha
2. Shawariq al-Anwar min Ad‘iyat al-Sadah al-Akhyar
3. Abwab al-Faraj
4. Al-Mukhtar min Kalam al-Akhyar
5. Al-Husun al-Mani‘ah
6. Mukhtasar Shawariq al-Anwar

Lain-lain:

1. Fi Rihab al-Bayt al-Haram (Sejarah Makkah)
2. Al-Mustashriqun Bayn al-Insaf wa al-‘Asabiyyah (Kajian Berkaitan Orientalis)
3. Nazrat al-Islam ila al-Riyadah (Sukan dalam Islam)
4. Al-Qudwah al-Hasanah fi Manhaj al-Da‘wah ila Allah (Teknik Dawah)
5. Ma La ‘Aynun Ra’at (Butiran Syurga)
6. Nizam al-Usrah fi al-Islam (Peraturan Keluarga Islam)
7. Al-Muslimun Bayn al-Waqi‘ wa al-Tajribah (Muslimun, Antara Realiti dan Pengalaman)
8. Kashf al-Ghumma (Ganjaran Membantu Muslimin)
9. Al-Dawah al-Islahiyyah (Dakwah Pembaharuan)
10. Fi Sabil al-Huda wa al-Rashad (Koleksi Ucapan)
11. Sharaf al-Ummah al-Islamiyyah (Kemulian Ummah Islamiyyah)
12. Usul al-Tarbiyah al-Nabawiyyah (Metodologi Pendidikan Nabawi)
13. Nur al-Nibras fi Asanid al-Jadd al-Sayyid Abbas (Kumpulan Ijazah Datuk beliau, As-Sayyid Abbas)
14. Al-‘Uqud al-Lu’luiyyah fi al-Asanid al-Alawiyyah (Kumpulan Ijazah Bapa beliau, As-Sayyid Alawi)
15. Al-Tali‘ al-Sa‘id al-Muntakhab min al-Musalsalat wa al-Asanid (Kumpulan Ijazah)
16. Al-‘Iqd al-Farid al-Mukhtasar min al-Athbah wa al-Asanid (Kumpulan Ijazah)

Catatan diatas adalah kitab As-Sayyid Muhammad yang telah dihasilkan dan diterbitkan. Terdapat banyak lagi kitab yang tidak disebutkan dan juga yang belum dicetak.Kita juga tidak menyebutkan berapa banyak karya tulis yang telah dikaji, dan diterbitkan untuk pertama kali, dengan ta'liq (catatan kaki) dan komentar dari As-Sayyid Muhammad. Secara keseluruhannya, sumbangan As-Sayyid Muhammad amat agung.Banyak hasil kerja As-Sayyid Muhammad telah diterjemahkan ke pelbagai bahasa.

Mafahim Yujibu an-Tusahhah (Konsep-konsep yang perlu diluruskan) adalah salah satu kitab karya Sayyid Muhammad, red.) bersinar layaknya suatu kemilau mutiara. Inilah seorang manusia yang menantang rekan-rekan senegaranya, kaum Salafi-Wahhabi, dan membuktikan kesalahan doktrin-doktrin mereka dengan menggunakan sumber-sumber dalil mereka.

Untuk keberanian intelektualnya ini, Sayyid Muhammad dikucilkan dan dituduh sebagai “seorang yang sesat”. Beliau pun dicekal dari kedudukannya sebagai pengajar di Haram (yaitu di Masjidil Haram, Makkah, red.). Kitab-kitab karya beliau dilarang, bahkan kedudukan beliau sebagai professor di Umm ul-Qura pun dicabut. Beliau ditangkap dan passport-nya ditahan. Namun, dalam menghadapi semua hal tersebut, Sayyid Muhammad sama sekali tidak menunjukkan kepahitan dan keluh kesah. Beliau tak pernah menggunakan akal dan intelektualitasnya dalam amarah, melainkan menyalurkannya untuk memperkuat orang lain dengan ilmu (pengetahuan) dan tasawwuf.

Pada akhir hayatnya yang berkenaan dengan adanya kejadian teroris di Saudi Arabia, beliau mendapatkan undangan dari ketua umum Masjidil Haram Syeikh sholeh bin Abdurahman Alhushen untuk mengikuti “Hiwar Fikri” di Makkah yang diadakan pada tg 5 sd 9 Dhul Q’idah 1424 H dengan judul “Al-qhuluw wal I’tidal Ruya Manhajiyyah Syamilah”, di sana beliau mendapat kehormatan untuk mengeluarkan pendapatnya tentang thatarruf atau yang lebih poluler disebut ajaran yang beraliran fundamentalists atau extremist. Dan dari sana beliau telah meluncurkan sebuah buku yang sangat popular dikalangan masyarakat Saudi yang berjudul “Alqhuluw Dairah Fil Irhab Wa Ifsad Almujtama”. Dari situ, mulailah pandangan dan pemikiran beliau tentang da’wah selalu mendapat sambutan dan penghargaan masyarakat luas.

Pada tanggal 11/11/1424, beliau mendapat kesempatan untuk memberikan ceramah di hadapan wakil raja Amir Abdullah bin Abdul Aziz yang isinya beliau selalu menggaris-bawahi akan usaha menyatukan suara ulama dan menjalin persatuan dan kesatuan da’wah.

Beliau wafat hari jumat tanggal 15 ramadhan 1425 dan dimakamkan di pemakaman Al-Ma’la disamping kuburan istri Rasulullah Sayyidah Khadijah binti Khuwailid ra. Dan yang menyaksikan penguburan beliau seluruh umat muslimin yang berada di Makkah pada saat itu termasuk para pejabat, ulama, para santri yang datang dari seluruh pelosok negeri, baik dari luar Makkah atau dari luar negeri.

Semuanya menyaksikan hari terakhir beliau sebelum disemayamkan, semua menyaksikan janazah beliau setelah disembahyangkan di Masjidil Haram ba’da sholat isya yang dihadiri oleh tidak kurang dari sejuta manusia. Begitu pula selama tiga hari tiga malam rumahnya terbuka bagi ribuan orang yang ingin mengucapkan belasungkawa dan melakukan `aza’. Dan di hari terakhir `Aza, wakil Raja Saudi, Amir Abdullah bin Abdul Aziz dan Amir Sultan datang ke rumah beliau untuk memberikan sambutan belasungkawa dan mengucapkan selamat tinggal kepada pemimpin agama yang tidak bisa dilupakan umat.

Semoga kita bisa meneladani beliau. Amien.
*sumber*image

26.1.11

Membedah Fitur NOKIA E7, Communicator Terbaru Nokia



Layar sentuh dan QWERTY
*Dibuat dari aluminium yang disepuh dengan layar kaca AMOLED untuk penglihatan yang lebih baik di luar ruangan.
*Layar ini terlihat sebening kristal pada layar sentuh dengan penampang selebar 4 inci berkualitas tinggi.
*Layar sentuh penuh yang dapat dimiringkan pada sudut alami untuk pandangan optimal.
*Rapatkan jari untuk memperbesar gambar atau sentuh -geser untuk bergulir di halaman web .
*Geser layar untuk membuka keyboard QWERTY - ideal untuk pengetikan cepat.

Aplikasi untuk bisnis, keamanan dan perjalanan.
*Ovi Maps dengan navigasi GPS gratis seumur hidup dan panduan suara .
*Jaga data penting tetap terlindungi dengan F - Secure Anti- Theft for Mobile .
*Perintahkan ponsel untuk melakukan sesuatu dengan Vlingo, aplikasi pengenalan suara .
*Lacak jadwal penerbangan dan dapat informasi perubahan jadwal dengan aplikasi World Traveler.
*Aneka aplikasi di Ovi Store - bisnis , olahpesan, hiburan , dan lain -lain . Foto dan hiburan berkualitas tinggi.

Kantor mobile Anda
*Push Email real -time dengan Mail for Exchange . Akses mudah ke akun email kantor dan pribadi Anda dari tampilan yang sama.
*Buat, edit dan bagi dokumen office dan lihat file PDF dengan Adobe Reader.
*Dapatkan akses intranet yang cepat dan aman dengan VPN terpasang.
*Atur kalender Anda dan sinkronkan dengan Microsoft Outlook .

Komunikasi pribadi tak terputus.
*Dapatkan email langsung dari Hotmail, Yahoo! , Gmail , Ovi Mail dan lain- lain.
*Chat melalui banyak layanan IM - Windows Messenger , Ovi Chat dan lain -lain .
*Live update dari Facebook dan Twitter di layar depan. Update status Anda di semua jaringan sosial sekaligus bersamaan .
*Ikuti percapakan Anda dengan mudah dengan trit chat SMS.

Dioperasikan dengan Symbianˆ3
*Nikmati lebih dari 250 fitur baru dari Symbianˆ3 sistem operasi .
*Personalisasikan tiga layar depan agar sesuai kebutuhan Anda .
*Kontrol layar sentuh dengan lebih mudah dan lebih intuitif.
*Multitasking tanpa mengorbankan masa pakai baterai.
*Kembangkan sendiri aplikasi Anda dengan mudah.


Foto dan hiburan kualitas tinggi.
*Abadikan foto resolusi tinggi dan video HD dengan kamera 8 MP.
*Gunakan kabel HDMI ¤ untuk menonton video dan gambar HD pada TV yang kompatibel .
*Tonton dan upload video langsung ke YouTube.
*Saksikan National Geographic, CNN, BBC dan saluran lainnya dengan Web TV atas permintaan.¤¤
*Telusuri sampul album dan buat daftar putar lagu favorit Anda .

keterangan:
¤Tersedia secara terpisah di seluruh toko elektronik terkemuka .
¤¤ Isi yang tersedia berbeda - beda di setiap wilayah .
(sumber:nokia.co.id)

24.1.11

Pengasuh Ponpes API Tegalrejo, KH.Abdurrahman Chudlori Wafat

Kiai kharismatis dari Kabupaten Magelang,Jawa Tengah, yang juga tokoh Partai Kebangkitan Nasional Ulama ( PKNU) , KH Abdurrahman Chudlori ( Mbah Dur ) , meninggal dunia di Rumah Sakit Lestari Raharjo Kota Magelang , Senin.
Mbah Dur,begitu kiai ini biasa disapa, yang juga pemimpin Pondok Pesantren Asrama Perguruan Tinggi ( API) Tegalrejo, Kabupaten Magelang tersebut meninggal dunia dalam usia 67 tahun karena sakit paru- paru.
Adik kandung almarhum , KH Yusuf Chudlori ( Gus Yusuf) , mengatakan , selama sepekan terakhir Mbah Dur menjalani perawatan intensif di RS Lestari Raharjo. "Beliau meninggal sekitar pukul 12. 45 WIB di rumah sakit, " katanya.

Sholat Ghaib Untuk Almarhum.
Warga nahdiyin di mana pun berada dihimbau untuk melakukan shalat gaib atas wafatnya KH Abdurrahman Chudlori.
"Atas nama PBNU saya turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya . Saya minta seluruh warga nahdiyin ikut mendoakan dan melakukan salat gaib untuk beliau , " kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) KH Said Aqil Siradj dalam siaran pers yang dikirimkan humas PBNU kepada ANTARA di Surabaya, Senin sore.
Menurut Kiai Said , tidak hanya NU yang merasa kehilangan, melainkan juga seluruh rakyat Indonesia turut kehilangan pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam ( API ) Tegalrejo, Magelang , itu. "Beliau adalah salah satu putra terbaik Indonesia . Jasa -jasa beliau tidaklah kecil untuk NU dan bangsa ini, " kata Said.
Ia merasa prihatin karena semakin banyak ulama terbaik di Indonesia yang lebih dulu berpulang ke Rahmatullah. "Ini juga menandakan bahwa Allah juga mengambil sebagian ilmu dari dunia ini. Mawtul ` alim mawtul ` alam ( meninggalnya seorang ali ulama, pertanda matinya alam ini) ," katanya. Dia menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan dapat menerima kepergian almarhum dengan ikhlas dan sabar.
KH Abdurrahman Chudlori meninggal dunia dalam usia 68 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Hj Faizah dan dua putra , empat putri, ( Nasrul Arif , Akhmad Izzuddin , Kuni Sa` adati , Nur Kholida , Linatun Nafisah , Zaimatus Sofia) dan lima cucu.
Mbah Dur merupakan putra pertama pendiri Ponpes Tegalrejo, KH Chudlori.
Jenazah kiai berkharisma tersebut rencananya akan dikebumikan di pemakaman keluarga Ponpes Tegalrejo, Selasa ( 25 /1 ) pukul 11 . 00 WIB .
(Sumber:ANTARA)

23.1.11

Samsung Infuse 4G i997 ,Si smartphone Android Layar Superbesar 4.5 Inci & Layar Super AMOLED PLUS




Samsung i997 Infuse 4G datang untuk meneruskan Samsung i897 Captivate dan merupakan upgrade yang signifikan dengan layar yang lebih besar dan CPU lebih cepat. Tidak hanya Samsung i997 Infuse 4G memperbesar ukuran layar menjadi 4,5 inci , tetapi juga memperkenalkan teknologi layar Super AMOLED jenis baru yang mengarah kepada kualitas gambar lebih manis dari sebelumnya.

Samsung menyebutnya sebagai Super AMOLED Plus dan mengatakan bahwa hal itu akan menghilangkan matriks Pentile untuk mendukung tata letak Subpiksel RGB konvensional. Menurut perusahaan Korea Selatan tersebut, jenis layar baru ini akan meningkatkan baik kontras dan visibilitas di luar ruangan.

Samsung i997 Infuse 4G juga dilengkapi dengan CPU baru yang lebih cepat yaitu Hummingbird, dengan clock sebesar 1,2 GHz. Sayang,Handphone super ini hanya berjalan pada Android 2.2 (Froyo), meskipun fakta bahwa Android 2.3(Gingerbread) telah tersedia untuk bulan sekarang. kamera 4G Infus ini menyertakan kamera 8 megapiksel untuk kamera primer dan kamera sekunder memiliki sensor 1,3 megapiksel.

Dukungan HSPA + tentu ada karena Infuse memang untuk jaringan 4G tapi sayang spesifikasi lain dan harga belum diketahui untuk saat ini. (sumber)

19.1.11

Mengganti Assalamu'alaikum Dengan Selamat Pagi, Menyingkap salah satu Kontroversi Gus Dur


Kulo Ndherek, Gus
Oleh : Ahmad Tohari

Adalah Edy Yurnaedi almarhum . Suatu siang , pada 1987, wartawan Majalah Amanah itu bergegas masuk ke ruang redaksi di Jalan Kramat VI Jakarta. Dengan wajah gembira dia meminta beberapa redaktur, di antaranya saya, mendengarkan laporannya . Dia baru selesai mewancarai KH Abdurrahman Wahid di Kantor PBNU . Topik wawancaranya adalah pluralitas internal umat Islam Indonesia . Maka rekaman wawancara pun diputar . Intinya , Gus Dur mengatakan, kemajemukan di dalam masyarakat muslim di Indonesia sudah menjadi kenyataan sejak berabad lalu . Meskipun sebagian besar umat Islam Indonesia menganut Mazhab Syafi’ i namun ada juga yang mengambil mazhab lain. Bahkan penganut Islam Syi’ ah , Ahmadiyah, abangan pun ada .
Menurut Gus Dur tingkat penghayatan umat pun amat bervariasi dari yang hanya berkhitan dan bersyahadat waktu menikah sampai yang bertingkat kiai. Namun , ujar Gus Dur kemajemukan itu harus tetap terikat dalam ukhuwah islamiyah atau ikatan persaudaraan Islam. Artinya, sesama umat Islam yang berbeda aliran maupun tingkatan pemahaman seharusnya saling menyambung rasa saling hormat . Gus Dur sangat tidak suka terhadap istilah Islam KTP atau Islam abangan .
Baginya, semua orang yang sudah bersyahadat dan berkelakuan baik ya muslim. Mereka yang ketika bertamu masih memberi salam dengan ucapan kula nuwun ( Jawa ) , punten ( Sunda ) atau selamat pagi , ya muslim karena syahadatnya . ” Kalau begitu Gus, ucapan assalamu alaikum bisa diganti dengan selamat pagi?” tanya Edy Yurnaedi . ” Ya bagaimana kalau petani atau orang -orang lugu itu bisanya bilang kula nuwun , punten atau selamat pagi? Mereka kan belum terbiasa mengucapkan kalimat dalam bahasa Arab kayak kamu?” Itulah inti pendapat Gus Dur dalam wawancara dengan Edy Yurnaedi.
Edy kemudian mengusulkan wawancara itu dimuat dalam Majalah Amanah edisi depan dengan penekanan bahwa Gus Dur menganjurkan mengganti assalamu alaikum dengan selamat pagi .
MENAIKKAN OPLAH PASAR.
Alasannya cukup konyol . Menurut Edy , Majalah Amanah yang kala itu baru berumur satu tahun harus membuat gebrakan dalam rangka menarik perhatian pasar. ” Kan nanti Gus Dur akan membantah . Dan bantahan itu kita muat pada edisi berikut. Nah, jadi malah ramai kan ? Ini cuma taktik pasar kok ,” Edy ngotot.

Drs H Kafrawi Ridwan MA yang waktu itu jadi pemimpin redaksi lebih suka mengambil sikap momong kepada yang muda. Maka usul Edy ditawarkan kepada rapat . Tentu ada yang pro dan kontra. Celakanya lebih banyak yang pro . Mereka beralasan seperti Edy , cuma taktik pemasaran , dan Gus Dur mereka yakini akan membantah .
Dan terbitlah edisi assalamu alaikum itu. Benar saja, masyarakat riuh. Gus Dur menuai kecaman . Oplah majalah terdongkrak . Dan Edy melanjutkan aksinya dengan mewawancarai kembali Gus Dur . Diharapkan Gus Dur akan membantah bahwa dia telah menganjurkan mengganti assalamu alaikum dengan selamat pagi .
Tapi Edy amat terkejut ketika Gus Dur dengan enteng menjawab, buat apa membantah . ” Biarin, gitu aja kok repot . ” Edy pulang ke kantor dengan wajah lesu. Oleh pemimpin redaksi dia dianggap telah gagal menyukseskan strategi pemasaran . Memang , oplah naik tetapi makan korban berupa terjadinya fitnah di tengah masyarakat. Secara pribadi saya pernah minta Gus Dur berbuat sesuatu untuk menghentikan fitnah yang sebenarnya tidak perlu terjadi . Tapi dasar Gus Dur . Dia tetap pada pendirian akan membiarkan fitnah itu berhenti sendiri . Sayang fitnah itu ternyata berumur panjang.

Setelah Gus Dur wafat kemarin masih terdengar suara penyiar yang mengatakan Gus Dur pernah ingin mengganti assalamu alaikum dengan selamat pagi .

Maafkan kami para wartawan dan redaksi Majalah Amanah yang telah bermain api yang ternyata membakar kami sendiri . Gus Dur sendiri tetap berjiwa besar , tetap bersahabat , meskipun banyak yang terpaksa salah faham. Gus Dur tidak pernah mengusulkan mengganti assalamu alaikum dengan selamat pagi . Untuk hal ini saya akan menjadi saksi bagi Gus Dur .
Dia, dengan kebesaran jiwa hanya ingin mengajak siapa pun untuk menghargai sesama muslim yang bisanya mengucap salam dengan kula nuwun , punten, atau selamat pagi .

Ini adalah sikap dasar Gus Dur yang mencintai semua muslim dari yang hanya bermodal khitan sampai yang bergelar kyai. Bahkan ukhuwwah basyariyah ( persaudaraan kemanusiaan) yang berkembang dari iman membuat Gus Dur memiliki rasa cinta kepada siapa saja, tak pandang ras, agama, maupun status sosial .

Sugeng tindak , Gus, insya Allah kula ndherek . ( 35 ) http: //suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/01/02/93511/Kula.Ndherek Gus

Get this blog as a slideshow!